Thursday, September 16, 2010

postulat hati

Jakarta, 16 September 2010

Time can mend and heal slowly.

Seiring waktu, segala apapun yang namanya sakit hati akan bisa sembuh. Mungkin ini obat yang paling mujarab untuk sakit hati. Namun timbul sebuah prasyarat bahwa sebelum ia bisa sembuh---meski tidak total---si korban harus terlebih dahulu merasakan sebuah goncangan yang kira-kira bisa memutarbalikkan persepsinya sebesar 180 derajat. Mau itu ke kiri atau ke kanan.

Empunya hati tersebut juga harus bisa melepaskan dan memaafkan, sebelum hati itu bisa sembuh kembali. Tidak ada yang mudah kalau urusannya adalah masalah hati. Namun, kembali kepada orang-orang yang menjalaninya.

"Hati" itu sendiri adalah sebuah konsep abstrak dari perasaan manusia, ia sesuatu yang tidak lahiriah, dapat dirasakan oleh masing-masing insan, namun ia tidak berhembus bagai angin; ia harus diutarakan terlebih dahulu sebelum dirasakan. Apabila ia tidak dirasakan maka yang muncul hanya prasangka semata yang terkadang dapat menipu.

Langit memang punya cara misterius bagi masing-masing kita untuk memandang hidup, menjalani hidup dan menghadapi hidup.

Friday, September 3, 2010

On Holiday!!

Ah gile. Udah liburan. Jadi bingung mau ngapain.

Kalo udah bisa nyetir sih tinggal kemanaaa gitu kan, ngajak siapa, trus kita membolang bersama. Ujung-ujungnya naik tol ke Bandung dan yak....gw jauh dari peradaban rumah dan sampai di rumah gw akan dibantai.

Apa ke PIM? Sency?Ooh! Ooh! Gandaria City! Kaga lah yau, bosen.

Hmm....toko musik! Kita coba gitaaaaar! ada banyak bass loh! Hobi gw yang satu ini jadi guilty pleasure, Entah kenapa. Gara-gara udah mau lulus dan musti belajar dan...AAAH! Rempong. Pusing mikirnya coy. Bosen pula.

Hambatan gw satu! Transportasi! Sejujurnya, gw gatau trayek-trayek bus kota. Palingan cuman 74...72...s10...d01....karena hidup gw ga jauh2 dari situ.

Mau makan? Lagi puasa. Kalo ga puasa pasti ada kerjaan. Minimal ngemil. Uuuh udah kayak apaan aja tuh hidup gw, OL + ngemil + gelas air putih = surga dunia; at least dalam pengertian yang paling sempit dan gak meaning. Paling sempit loh.(serem juga kalo hidup lo cuman gini2 doang)

Belajar! Hmmmm....maybe later.

Buset. What's left to do? Kayaknya beneran gak ngapa-ngapain. Lo bakal menyadari kalo pada akhirnya kita hidup....sendirian.